BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSANBOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN BOSAN
Nama : Andri Pratama Putra
NPM : 0930600125731
Absen : 6
Kelas : 3I- Akuntansi
TUGAS KSPK- MENCARI SEORANG INSPIRASI
BERINSPIRASI UNTUK MENJADI SEORANG YANG INSPIRATIF DENGAN MENGINSPIRASIKAN SESEORANG by: Andri Pratama Putra
Nama : Ruslan Abdul Ghani
Lahir : 12 April
Domisili : Jakarta Timur-Sukabumi
Kemampuan:
Bahasa Jepang, Photoshop,Corel draw, melukis, bermain gitar, mengaji, unik
Riwayat pendidikan:
SD sukabumi (1998-2004)
SMPN 252 Jakarta (2004-2006)
SMAN 81 Jakarta (2006-2009)
Universitas Indonesia (2009-sekarang)
Tulisan ini saya buat untuk seorang teman saya, sekaligus inspirasi saya, Ruslan Abdul Gani.
Tidak mudah memang untuk memilih seorang yang cocok untuk dijadikan inspirasi, mungkin terlalu banyak atau juga terlalu sedikit. Terlepas dari seorang Ibu dan Ayah yang tentunya sangat menjadi inspirasi saya selama saya hidup. Ruslan Abdul Gani, seorang teman, juga sekaligus menjadi inspirasi positif untuk saya dalam menjalani hidup ini. Pertama, saya akan menjelaskan sedikit bagaimana biografi dari seorang Ruslan Abdul Gani. Dia 2 tahun lebih tua dari saya, lahir di bulan April, tanggal 12, Tahun 1990, berdomisili di sebuah yayasan di daerah Jakarta Timur sana. Orang tuanya berada di Sukabumi yang mungkin hidup sebagai keluarga desa yang biasa saja di Sukabumi sana.
Ruslan sudah tinggal di sebuah yayasan pendidikan sejak SD dan mendapatkan pendidikan yang gratis dan terjamin dari yayasan tersebut sampai di bangku perkuliahan. Hal tersebut saya ketahui setelah bertanya langsung kepadanya. Tidak mudah untuk menjadi salah satu anggota dalam yayasan tersebut, perlu memiliki komitmen yang kuat. Yayasan tersebut merupakan sebuah yayasan yang memberikan bantuan kepada anak anak berpotensi dan memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan, tentu saja bagi anak anak yang terhalang oleh faktor perekonomian. Begitulah mengapa Ruslan Abdul Gani menjadi anggota dari yayasan tersebut, karena dia memiliki keinginan yang kuat dan potensi diri yang hebat.
Saya mengenal Ruslan sejak saya satu kelas ketika SMP. Pertama kali yang saya lihat, dia adalah seorang yang semangat, penuh dengan kejutan, walaupun tingkahnya aneh. Kalau dilihat dari prestasi, dia adalah orang yang pintar, bagaimana tidak IQ nya saja 160 waktu itu, meskipun sama dengan saya juga, itu karena kami adalah siswa dari kelas akselerasi di SMP kami. Dari awal dia memilki bakat yang hebat, dia sangat kreatif, pandai melukis, berolahraga. Saya akan menceritakan sedikit cerita tentang dia. Hal yang saya ingat adalah ketika itu dia ingin sekali bisa bermain gitar, dia mulai berlatih dengan giat. Padahal dia tidak mempunyai gitar, tapi Karena kemauan yang keras, dia berusaha untuk meminjam gitar milik temannya. Hasilnyapun tidak lebih dari waktu 1 bulan dia sudah pandai memainkan beberapa buah lagu. Saya sangat ingat pada lagu pertama yang dia bawakan, yaitu lagu “Jalan” oleh Melly Goeslaw. Pada saat itu saya juga termotivasi untuk mempelajarinya. Dia juga sangat pandai bermain bola. Mungkin diantara kami berlima (anak cowok) di kelas kami, dia yang paling bisa diharapkan.
Selain itu, hal yang membuat saya tertarik dan termotivasi adalah karena dia mempunyai pribadi yang mandiri, tetap percaya diri, dan tidak sombong. Dia selalu berperan sebagai dirinya sendiri, terlepas orang lain menganggapnya aneh. Dia juga terbilang supel (pandai bergaul) atau mungkin karena tingkahnya yang unik yang membuat dia cukup terkenal. Dalam sebuah perkumpulan, dia berani mengungkapkan pendapatnya, itu adalah bukti kalau dia memiliki kepercayaan diri yang kuat. Dia juga berani melakukan sesuatu hal yang mungkin orang lain segan untuk melakukannya, yah walaupun aneh tapi saya melihat dari keberaniannya dan sisi kreatifnya.
Teman perkuliahan saya yang juga teman SMA Ruslan, namanya Billy pernah berkata ke saya, kalau Ruslan adalah sosok yang kreatif, berani dan juga aneh. Pernah Ruslan meninggalkan kesan di SMA nya, ya walaupun bukan kesan yang dapat dilihat bagus, tapi saya melihat lagi dari sisi kreatifitas dan percaya diri yang kuat pada dirinya. Dia menggambar seekor laba laba kecil di tiap dinding kelas SMA nya yang mungkin mempunyai arti sendiri, yang saya terka mungkin dia ingin menunjukan kalo dia kelak ingin dikenal oleh semua orang , menjadi sosok yang berpengaruh di masyarakat. Saya sempat tertawa mendengarnya, tapi entah kenapa perilaku yang dibuatnya membuat rasa penasaran tiap orang.
Oh iya, Ruslan dari SMP sampai perkuliahan sekarang selalu duduk di bangku sekolah yang bagus dan favorit. Mulai dari SMPN 252 yang merupakan sekolah berstandar internasional, sebaik se-Jakarta Timur, SMAN 81 yang merupakan sekolah berstandar internasional, sebaik se-Jakarta Timur dan sekarang dia kuliah di Universitas Indonesia (salah satu Universitas terbaik di Indonesia). Dan semua pendidikan yang dia capai adalah gratis, karena dia sangat berprestasi. Di Yayasan tempat dia tinggal diharuskan untuk setiap santrinya untuk masuk sekolah sekolah bagus yang telah ditentukan oleh yayasannya. Kalau saja tidak bisa, maka dengan terpaksa beasiswa yang diberikan akan dicabut.
Dalam hal religi, Ruslan dikenal sebagai akhi, santri yang sholeh. Dia menjadi anggota rohis di SMP kami, dia pandai mengaji, memiliki pengetahuan agama Islam yang kuat dan luas, selalu melihat sesuatu dan mempertimbangkannya dari sisi religi terlebih dahulu. Hal ini karena di yayasannya sendiri, tiap santri selalu ditanamkan ilmu agama yang baik, agar tiap santri disana menjadi pribadi yang mencontoh Rasullullah SAW. Tiap kali kami berpergian, tidak pernah lupa dia untuk sholat terlebih dahulu jika sudah adzan dan mengingatkan kepada kami. Di sela sela sholatpun dia selalu mengaji. Dia juga sangat sering berpuasa, senin kamis, daud, dan puasa sunnah lainnya. Guru agama SMP kami, Pak Zamzami menyukai Ruslan karena pribadinya yang hebat.
Sekarang, Ruslan sedang bermain main dengan software dunia IT, walaupun dia duduk di jurusan ekonomi. Hal ini yang membuat saya terinspirasi, dia memiliki kemauan dan rasa ingin menguasai ilmu baru yang kuat. Sekarang dia berhasil menguasai photoshop, corel draw, video maker dengan sangat baik. Banyak hasil yang dia buat, dari gambar, video unik dan lain lain. Dia menjadikan kemampuan barunya itu juga untuk mendapatkan tambahan uang. Dia mendesign design karyanya, dan mendesign tiap pesanan orang yang memesan design kepadanya. Akhirnya dari tiap pesanan itu, bisa dijadikan uang oleh Ruslan.
Oh iya dia juga berkarya di bidang lukis kaos, dia sangat sering membuat kaos lukis dengan lukisan gambar muka orang banyak. Beberapa temannya meminta dia untuk membuat kaos dengan gambar muka temannya tersebut, dan dari kreatifitasnya tersebut, dia berhasil menghasilkan uang. Sudah banyak pesanan yang dia buat, hal ini membuktikan kalau Ruslan mempunyai banyak bakat. Dia juga membuat film film pendek dari kertas. Saya melihatnya di youtube, dia membuat film dari tumpukan kertas dengan menggunakan cara lama. Kertas yang bertumpuk dia gambar tiap helainya dan lalu menjadikan kertas tersebut sebagai sebuah proses film.
Misal saja di filmnya yang berjudul “parkour” , dia menggambar orang di tiap helai kertas dengan tiap gaya yang berbeda dan berubah. Sehingga setelah dikumpulkan dan dibuka tiap kertas tersebut (seperti menghitung uang membukanya) akan menghasilkan proses orang sedang melakukan parkour dan akhirnya menjadi sebuah film. Sungguh kreatif bukan? Masih banyak judul film dan karya lain yang dia buat, bisa dilihat di www.ruslanisme.blogspot.com
Hal itu yang memberikan saya motivasi untuk mempelajari dunia IT juga, mungkin bisa menjadi skill tambahan untuk saya. Sekarang saya mulai belajar photoshop dan coreldraw. Oh iya satu skill lagi yang Ruslan miliki, yaitu kemampuannya dalam berbahasa Jepang. Dia sangat suka dengan Jepang dari ketika SMP, dia sudah maju beberapa langkah dari kami dalam belajar bahasa Jepang. Kami belum bisa menghapal huruf hiragana, dia sudah dan sedang menghapal katakana, dan sekarang dia sudah hapal beberapa vocabulary jepang dengan sangat baik. Hal ini membuktikan kalau dia adalah seorang yang multitalent.
Terakhir kabar yang saya dengar, dia membuat kejutan baru lagi di kampusnya, hahaha dia membuat home browser tiap computer di perpustakaan kampusnya menjadi blogspot yang dimiliki olehnya. Jadi secara otomatis tiap orang yang membuka browser akan terhubung kedalam blog miliknya. Sayapun tidak tahu bagaimana caranya, padahal dia bukan mahasiswa IT, tetapi ekonomi. Walaupun aneh, tapi yang saya lihat lagi adalah sisi unik dan kreatifitasnya. Sangat jarang orang seperti Ruslan, teman teman sayapun mengakuinya kalau sangat jarang orang seperti Ruslan di dunia ini. Dia selalu berpikir diluar pikiran orang banyak, berusaha menjadi yang paling beda. Pernah juga dia melakukan hal yang diluar pikiran biasa orang banyak, Dia berjalan kaki dari depok sampai Jakarta Timur, sangat jauh. Dia berpikir kalau jalan itu sehat dan tidak menyebabkan polusi udara.
Yang paling saya kagumi adalah karena Ruslan adalah sosok yang sangat berbakti dengan orang tuanya. Hal ini ditunjukan dari kemadiriannya untuk menjadi sukses tanpa harus membebani orang tuanya, seperti yang awal saya jelaskan tadi, Ruslan tinggal di pedesaan di Sukabumi. Dari SD sampai bangku perkuliahan dia sudah dididik untuk mandiri tanpa harus menyusahkan kedua orang tuanya, dia mendapatkan pendidikan gratis, mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat dan berguna banyak bagi orang lain. Satu hal, dia sangat unik. Dari beberapa teman saya yang menjadi inspirasi saya, akhirnya dia saya pilih menjadi insipirasi untuk tugas KSPK ini. Itulah Ruslan Abdul Gani, teman saya.
Berikut beberapa karyanya: Sketsa beberapa muka

Tulisan ini sudah saya share lewat blogspot saya, http://www.tumblr.com/blog/andri1603 agar semua orang dapat melihat seorang inspirator saya.
Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Rafflesia Arnoldii
Rafflesia arnoldii is the world’s largest flower having a diameter of about one meter and weighing up to ten kilograms. It is a rare flower and not easily located. It grows only once a year and blooms for around five days. According to researches in discovery news, this flower that looks and smells like rotting flesh is related to flimsy flowers like violets, poinsettias and passionflowers. Hence it also called as “meat flower” or “corpse flower”. The flower is pollinated by flies and carrion beetles attracted by its vile smell. It contains about 27 species and found in Indonesian rain forests of southeastern Asia and Philippines. Rafflesia is an official state flower of Indonesia, Surat Thani Province in Thailand and Sabah state in Malaysia.
(via beingindonesian)
Seorang sahabat sma gue membagikan tulisannya di facebook kepada teman-temannya, dan termasuk gue sendiri. Gue pun mulai membacanya, perlahan sejenak gue membaca tulisan sahabat gue tersebut, gue menghayatinya dan sejenak gue bertanya, haruskah gue melihat tulisan ini lagi di masa gue sekarang ini? Memang sahabat gue itu di tulisannya yang berjudul “Perjalanan Hidup Menuju ITB” hanya bermaksud untuk membagikan pengalaman dan perjuangan indahnya yang mungkin akan menjadi sebuah motivator untuk orang lain, tetapi gue berpikir tulisan ini hanya membuat gue kembali berpikir keras pada saat membacanya. Apa yang telah gue pilih, apa yang telah gue lakukan pada saat 3 tahun lalu?
Mungkin gue hanyalah anak manja, cengeng yang hanya berkelut kelut pada birokrasi yang selalu sama dari 3 tahun lalu. Kenapa bisa gue mengambil jalan gue ini? kenapa bisa gue menghindar dari cita cita yang selama ini gue impikan? Kalo sahabat gue itu menceritakan perjuangan kerasnya dalam menggapai cita cita dalam tulisannya tersebut, disini gue juga ingin membagikan sedikit kisah gue dalam berjuang menggapai mimpi gue. Menjadi seorang dokter adalah impian gue dan cita cita yang gue anggap luhur. Bagi gue ini bukan hanya sekedar cita cita masa kecil karena pengaruh lingkungan sekitar, orang tua atau apapun itu. Bagi gue, dari kecil sampai saat ini gue sangat tertarik dengan yang namanya ilmu kesehatan. Sempat gue berkhayal, bisa enggak gue membedah otak manusia yang satu dan yang lainnya, lalu saling menukarnya untuk membuat mereka bisa saling mengetahui pikiran mereka masing masing.
Perjuangan gue untuk menggapai cita cita sudah dimulai sejak gue lahir, cita cita adalah sebuah masalah yang sensitif dan abstrak kalo gue bilang. Gue lahir untuk hidup, untuk menggapai cita cita gue. Gue bersekolah, sd, smp, sma. Sejak sd gue sudah sangat tertarik dengan yang namanya ipa, mengapa manusia bernapas dan sebagainya. Masa smp, gue belajar lebih dalam dan itu membuat semakin tertarik dengan cita cita yang gue impikan. Sudah jelas gue ingin menjadi seorang dokter, gue belajar tentang gen, respirasi, reproduksi dan lainnya. Skip saja ke masa sekolah menengah atas, saat itu kelas 3, bagian terakhir dari tahapan belajar sebagai seorang siswa sebelum menuju jenjang mahasiswa. Gue dihadapkan dengan situasi sulit, gue harus menjadi seorang dokter dan gue harus berkuliah di Fakultas kedokteran Universitas Indonesia (gue menyebutkan nama). Saat itu gue hanyalah anak manja yang gak bisa jauh dari orang tua, gue sadar betapa susahnya untuk masuk jurusan tersebut. Perjuangan gue untuk masuk ke jurusan itu sudah gue lakukan ketika masih kelas X, saat itu gue sudah tau tentang universitas itu. Walapun gue belum bekerja keras, masih santai karena gue pikir saat itu masih kelas X. Gue salah! akhirnya di kelas 3 gue harus lebih memacu diri gue, gue mulai belajar dengan keras, menghapalkan segala macam rumus, ilmu ilmu di buku.
Saat itu, gue gak seperti anak anak lain yang mengikuti bimbingan belajar. Gue tau betul kondisi keuangan keluarga gue pada saat itu, mungkin kalau gue mengikuti bimbingan belajar, hanya bisa menambah beban orang tua gue. disaat itu gue hanya bisa mengandalkan pelajaran sekolah, buku, bantuan teman. Gue juga sering meminjam buku bimbingan belajar teman, dan meminta buat mengajarkan hal baru apa yang didapat teman gue itu. Gue berusaha mencari buku buku baru, sampai mengobrak abrik kumpulan buku di pasar kwitang senen untuk mencari buku bagus tapi murah. Gue berusaha keras untuk belajar, dan yang gue inget ketika itu, gue dan teman sebangku gue tiap paginya selalu saling bertanya: “lo kemaren tidur jam berapa?” sudah pasti untuk belajar, karena waktu itu tiap pagi di kelas, gue dan teman gue selalu membuka buku dan membahas satu demi satu soal. Benar benar menjadi siswa yang selalu duduk tidak bergerak dan hanya memegang buku.
Gue saat itu, rutinitas kesehariannya, sekolah pulang buka buku tidur jam 12 malam keatas, bangun sekolah lagi. apalagi ketika ujian ujian penerimaan semakin dekat, nyaris waktu tidur 2-4 jam seharinya, bahkan pernah tidak tidur. Yah, namanya semangat semangat siswa yang ingin mendapatkan universitas yang diinginkannya. Pada saat itu, gue bisa dibilang tidak menggunakan metode belajar yang tepat, tidak efisien, semua rumus gue hapal, rumus rumus baru gue hapal padahal sebenarnya tidak akan dipakai untuk soal soal nanti. Gue sampai hapal tabel unsur periodik beserta bilangan nomor atom dan nomor massanya, HaRiLiburNaikKudaRabukamisFree. Istilah istilah biologi yang sebenarnya gak penting sampai gue cantolin erat erat. Tiap 3 hari sekali gue selalu merefresh pelajaran yang gue dapat dalam 3 hari itu. Ketika gue melakukan review ulang pelajaran tersebut, gue harus bisa mengucapkan kata demi kata secara benar, rumus dengan benar tanpa melihat buku. Bahkan sampai tipe tipe soal gue hapal. Itulah kesalahan gue, gue tidak efisien, gue bukan ingin menjadi seorang guru yang harus bisa menjelaskan tiap bab dengan benar urutannya. soal soal dari tempo dulu seperti SKALU, SIPENMARU sampai SPMB dan SNMPTN gue coba selesaikan. Tak juga usaha belajar, gue pun juga terus mencoba mendekatkan diri kepada Yang Di Atas dengan berdoa, Sholat wajib, pagi, malam, puasa dan terus berdoa untuk diberikan yang terbaik.
hasil berkata lain, gue mengambil jalan yang bertolak belakang dari cita cita gue. Kadang gue berpikir, Adilkah Engkau Tuhan? Kenapa Engkau tidak mengijabah doa doa ku? gue sadar, masih banyak orang yang usahanya jauh lebih besar daripada usaha gue saat itu. Dan akhirnya gue berusaha menyikapinya, itu bukan merupakan bagian dari kegagalan, tidak ada yang namanya kegagalan. Hanya saja, itu adalah jalan yang telah diambil, setiap jalan pasti berujung, hanya saja ujungnya bisa sama, bisa juga beda. Gue tetap percaya kalau jalan Allah itu indah, mungkin saja banyak hikmah terkandung disini, kalau gue kuliah kedokteran, tentu akan membutuhkan biaya yang besar. Meskipun pada saat itu, orang tua telah mensupport, mungkin bisa dengan kita menjual aset rumah yang ada saat itu untuk biaya kuliah kedokteran. dengan jalan yang gue ambil sekarang, tidak begitu besar yang harus dikorbankan secara materi, tapi mungkin sangat besar yang dikorbankan dalam hal moral dan keinginan. Kembali lagi, inilah jalan yang telah gue ambil selama tiga tahun ini. Gue mungkin udah bosan berurusan dengan masalah ini berkali kali, tapi ada aja terlintas di pikiran gue. Ada aja saat gue tanpa sengaja mengeluarkan air mata sambil bermimpi dan berkhayal, ada saja saat gue harus menyesal. Lupakan lupakan lupakan, gue harus fokus, gue percaya Allah memberikan kesuksesan kepada gue di jalan ini, amin ya rabbal alamin :)
2012- Lulus D3 STAN
2012- Bekerja sebagi PNS atau bukan PNS
2012- Bismillah Ekstensi S1 Akuntansi UI (dibukanya sih Agustus, gak tau deh sempet apa enggak)
2012-2015 Menempuh pendidikan Sarjana
2016 Magister bisnis dan manajemen-Akuntansi di Monash University
2016-2018 pendidikan magister
2019 pendidikan Doktor by Achieving foundation di UK
IMPIAN: MEMBANGUN RUMAH SAKIT APP INTERNATIONAL,
Okay, he is my young brother. His name is Angga Dwi Putra, born on 20 august 1995. hey, he is so cute, is not he? Now he studying in SLB near my home. I love him so much, I want to keep him until his future. I hope he has a bright future and live joyful cause one of my life part is him :)
-
Chip SkylarkJoey Richter ♪ My Shiny Teeth and MeMy shiny teeth that twinkle
just like the stars... -
Maestro
-
The future looks bright as Wenger pledges Arsenal future, but can they succeed?

Arsene Wenger is Arsenal’s longest serving manager who...
-
The Real Mmmmmph Mmmph Monster!by Jimmy Breen, on Threadless.
-
-
-
Sawako Kuronuma & Shouta Kazehaya
-
(via genrespanner)


